Selasa, 05 Februari 2013

NINJA HARIAN


 Setingan Korek Harian Kawasaki Ninja

Indonesia Drag - Kuda pacu 2-tak masih jadi andalan di drag bike. Seperti Kawasaki Ninja milik tim Crimple Racing Jogja yang kerap menjadi jawara meski pengapian hanya menggunakan CDI motor lawas Suzuki RC 100.

Motor yang turun di kelas 155 cc rangka standar ini harus piawai dalam meracik dapur pacu. Memang di kelas ini banyak peminatnya karena termasuk kelas primadona dan moto juga bisa dipakai untuk harian.

Karena kapasitas mesinnya dibatasi hingga 155 cc Tris Wahyudi coba main aman, mengandalkan pistos standar biar mesin awet. Dia mengaku hanya mengganti kruk as memakai milik ninja 150 RR agar kompresi premiernya lebih padat.

Sesuai kebutuhan, buat menggali tenaga bawah, lubang buang tidak banyak dikerok. Hanya kena papas mata tunner 1 mm saja. " Cukup diporting halus karena masih pakai piston standar. Total lebar exhaust menjadi 40 mm ".

Untuk lobang transfer juga ikut kena gerus. Solusi agar bahan bakar lebih tokcer masuk ke ruang bakar. Sedangkan membran tetap mengacu pada regulasi yang mengharuskan rumah membran tidak boleh ada ubahan alias standar.

Untuk menaikan kompresi, dia fokus ke kepala silinder. Biar terdongkrak, head dipapras 1,3 mm dengan kemiringan squish dibentuk sekitar 15 derajat. Karena regulasi juga mengharuskan menggunakan karbu standar, sehingga Tris hanya memainkan spuyer. Main-jet pakai 160 sedangkan pilot jet dipasang 55.

CDI yang dipakai adalah CDI Suzuki RC non limiter. Selain harga yang murah, CDI tua ini umumnya masih asli buatan Jepang dan lebih awet.

Data Modifikasi:
Ban belakang : Eat My-Dust 60/80-17
Ban depan : Swallow 50/90-17
Velg : Excel Racing
Cakram Depan : Suzuki Shogun
Handel rem : Variasi

0 komentar:

Poskan Komentar