Selasa, 12 Februari 2013

Honda 70 drag race


Tips Modifikasi DRAG HONDA C70


pengalaman sangat berharga dan berkesan  kita masih diberi kesehatan pula kesempatan mengikuti event National Dragrace yang diselenggarakan klub kuntul surabaya. Hajatan ini tercipta untuk meramaikan ulang tahun ke-2 klub kuntul surabaya ,mengundang seluruh klub pemilik honda c-70 se Indonesia, wow!! Selain bertujuan mewadahi kreatifitas mekanik dan memacu adrenalin peserta balap, lebih utamanya  adalah mempererat persaudaraan dan silaturahmi antar biker. Tidak hanya dari pemilik honda c-70 atau seringkali disebut honda ulung / kuntul di surabaya, bahkan pengunjung yang hadir ke arena bisa mengambil teladan  melihat kekompakan antar klub dan persaudaraan pemilik motor, benar-benar suasana hangat dan menyenangkan. 
Lha kok RAT jadi ikutan kesini…? Euvoria honda kuntul ini datang ketika salah satu mekanik RAT membaca selebaran yang dibawa ke bengkel dan tertarik mengikuti. Sasaran korbannya adalah honda grand tahun 1991 milik office boy RAT yang biasa dipakai untuk belanja sparepart dan ke tukang bubut. Waduh, melihat wujudnya aja sudah ndak karu-karuan, oli meler disana-sini di sektor mesinnya, bodi sudah agak keropos di bawah jok, jok nya dedel duwel… Hahaha Najis deh pokoknya!
Sebelum memutuskan kita cek ulang di website kuntul club surabaya  kemudian kita telpon panitia , ternyata setir diwajibkan berbentuk honda c-70 dan harus terpasang selebor belakang model duck tail original c-70. Weleh…weleh… diadakan rapat crew, diputuskan ikut di kelas bore up 115cc saja dibanding harus memaksa turun di FFA, mempertimbangkan biaya yang sumbernya hasil patungan anak-anak wkwkwkw… Esoknya hunting dulu part c70, kontak temen-temen minta bantuan, yang ditelp malah nanya balik .. Dibilangin kita mau ikut drag honda kuntul malah ga percaya. Cape deh… 

 

Setelah dapat part, langsung rangka motor diungsikan ke tukang las, dirombak menyerupai honda cub. Mesin langsung diturunkan, pengerjaan lebih banyak dalam hal blueprinting, alias menata dan mengganti barang yang rusak. Seperti misal mengganti connecting rod dan bearing kruk as, karena mepet dana ya cukup pake stang MPM aja dan bearing kruk as NTN. Penting untuk melakukan balans ulang dan centering as kiri dan kanan. Setelah semua balik ke titik nol dengan toleransi 0,02mm, maka dilakukan hardening supaya kruk as tidak mudah melintir / oleng ketika digeber. Transmisi mengalami perubahan pada gigi 1 dan 2 nya diperberat, sehingga nantinya lebih close saat perpindahan gigi dan diberi final gir ringan 13t/37t.
Sisi kanan rumah kopling sentrifugal di matikan , kampas  sentrifugal dilepas mengejar bobot penyeimbang hingga 900 gram. Kampas kopling diganti baru , pir kopling memakai milik honda GL dipotong. Tak lupa mereparasi karet peredam hentakan rumah kopling. Bak kopling asli dimodifikasi dengan  tuas manual.
Sisi kiri masih mengandalkan kontruksi standard, magnit dan spool honda grand original, hanya disisakan spool pengapian. Saat seting sempat dicobakan kit pengapian racing dcpotkan dari motor drag, namun kendali motor jadi terlalu liar — berasa motor balap beneran, padahal ini kan konsepnya motor turing yang bisa diajak balapan heheheh… Toh yang rencana naikin bukan pembalap, ialah mekaniknya sendiri  + office boy nya RAT wakakaka… 
 

Nah masuk ke sisi penting dapur pacu, liner asli grand dilengserkan dengan liner baru buatan pabrikan bioli surabaya yang dipercaya untuk mengawal gerak naik turun piston kaze oversize 1.00 NPP japan. Jika dihitung-hitung pun dengan langkah asli, kapasitas mesin tidak mencapai 115cc, jadi ya nge-pur kubikasi silinder sedikit hehehe… Kepala silinder inginnya sih diganti klep gede, tapi ilmu murmerceng dulu saja dikeluarkan, klep dibubut model back cut dan seating dimodifikasi ulang derajatnya. Dirasa cukup untuk mengalirkan bahan-bakar dan udara lewat porting standard yang diperhalus kulit jeruknya.
Kubah ruang bakar dipangkas hingga squish bawaan pabrik hilang, dan dibentuk ulang squish selebar 53mm bersudut 9 derajat. Atap piston kaze pun mengalami pemendekan +- 1mm sebelum dibentuk ulang dengan sudut 8 derajat. Sumber insipirasi untuk mengembangkan tenaga mesin dengan kapasitas kecil ini adalah artikel David Vizard tentang small bore power selalu terbukti buat kami. Pasokan bahan bakar tidak tanggung-tanggung diserahkan pada karburator keihin pe28mm, yang masih direamer ulang dan diganti piston skep lebih besar dari bahan stainless hingga menggapai venturi 31milimeter. Tatanan pilot jet dan main jet dihajar pada ukuran #52/#130.
  

Noken as dihajar habis ditambal las untuk menggemukkan profil, lift dikejar hingga 7.5 milimeter. Aslinya noken as ini dicabutkan dari motor grand yang dipake buat balap malam hehehe… kalau untuk harian cukup pakai noken as lift 6,5mm. Pokoknya cukup untuk mendongkrak putaran atas, rpm dijaga oleh pir klep suzuki shogun 110.
Knalpot andalan special order dari SPS alias Sahek Production Sip hehehe… langganan pengrajin knalpot kita. Dengan leher diameter 23,5 milimeter, pipa dibawah kalter kopling mengerucut, dan diameter sarangan knalpot 30 milimeter saja dirasa cukup untuk menarik gas sisa pembakaran keluar.
Pengapian mengandalkan cdi standard honda grand dan koil standardnya. Maklum ngirit biaya, lagipula cdi standard udah ga ada limiter, mana masih buatan jepang lagi hehehe… Busi? Standard honda denso, ga usah gaya beli iridium. Bahan bakar ? Premium… secara kompresi ga begitu tinggi, ngirit…
Rangka jadi, langsung di labur cat hitam dop, menjadi honda ulung black magic… Ganti velg dan ban dipinjam dari motor balap. Hehehe.. Ngga modal amat. H-2 motor jadi mepet banget setelah dilembur sistem kebut semalam. Besoknya daftar, scrutinering, dan datanglah hari yang dinanti…
Event nya luar biasa ramai, ratusan motor honda cub berkumpul, ribuan pengunjung datang dengan tiket paddock yang murah – meriah hanya rp. 2000,- saja. Sampe disana malah jadi orang katrok, tolah-toleh, motor-motor tua tapi sudah dirombak habis rapih dan keren, serta mesinnya sudah dimodifikasi minimal pada pakai cylinder head -blok grand, banyak pakai legenda , ada juga yang pakai cylinder head -blok honda blade, swap pakai blok dan head yamaha mio, atau jupiter. Lebih ekstreem lagi para peserta kelas FFA menanamkan cylinder head dan blok tiger.


http://lunakperangkat.blogspot.com/2012/03/tips-modifikasi-drag-honda-c70.html

0 komentar:

Poskan Komentar