Rabu, 23 Januari 2013

CB 100 drag RACE

http://suprichusnul.multiply.com/journal/item/661?&show_interstitial=1&u=%2Fjournal%2Fitem

Letda Edy Sutrisno siap tempur. Bikin senjata anyar buat perang. Bukan dar der dor di medan perang. "Tapi modif CB100 perang di arena drag bike. Mau bukti? Datang saja di Kemon 3, Oktober mendatang," buka perwira pasukan kesatuan Brigif 15, Kujang Cimahi, Jawa Barat.
Sesumbar Edy bukan isapan jempol. Soalnya, meski tentara, dia memang pembalap. Trus, rekor nasional kelas Sport s/d 250 cc 4-tak, masih atas namanya. "Asal tahu aja. Ini hasil penyempurnaan, dijamin lebih kencang," bisik bapak 2 anak ini.
Kegalakan mesin sentuhan Roy, dari Roy Motor Cimahi, sudah teruji. "Arah penyempurnaan difokuskan pada pengurangan bobot bodi dan rangka. Juga sudut rake diatur ulang," urai Edy.
Geberan baru Edy pake sok tunggal alias monosok. Serta merta rangka plus sudut pemasangan sok turut diubah. Rangka belakang bawaan dibuang.
Tulang utama yang fungsinya menopang jok sekaligus jadi tangki sudutnya dibikin sekitar 15o. "Jadi, beban pengendara tertarik ke arah depan. Itu emang sejatinya tunggangan trek lurus," jelasnya.
Tidak ketinggalan mode, lihat saja jok, airshroud dan buritan ala special engine. Ditambah laburan loreng teluk khas angkatan darat. Lucu tapi gahar. "Itu berkat atasan saya. Kapten Benny MD. Semua beliau yang ngedesain," jujur Edy.
DATA MODIFIKASI
Ban depan
: Excella 50/90-17
Ban Belakang
: Mizzle 2,50-17
Swing-arm
: KZR
Sok belakang
: monosok Satria
Sok depan
: A100
Teromol belakang
: Yamaha Force-1
Teromol depan
: A100
Seher
: Tiger oversize 50
Karburator
: RMD 36 mm
Pengapian
: CDI
Magnet
: CB100
Koil
: Daihatsu Feroza '90
Girboks
: paduan CB K1, K2 dan K3
Stroke/langkah
: 64 mm
Sproket : Depan 16 mata, Belakang 30 mata
(motorplus)
Sebelumnya: Honda CB-100 1978 (Bandung) Habis Kencang Baru Ganteng
Selanjutnya : Honda CB100 Gelatik 1973 (Depok) Dibenci Polisi Nakal

0 komentar:

Poskan Komentar